Gunung Sindoro di perbatasan Kabupaten Temanggung dan Wonosobo, Jawa Tengah yang statusnya dinyatakan meningkat menjadi waspada, hingga sekarang tidak mengalami deformasi atau penggemukan tubuh.
Kepala Sub Bidang Pengamatan dan Penyelidikan Gunung Api Wilayah Barat, Badan Geologi, Hendra Gunawan, Selasa (13/12/2011), mengatakan berdasarkan pemantauan dalam empat hari terakhir tidak terjadi deformasi dan aktivitas Gunung Sindoro cenderung menurun. "Namun, status tetap Waspada. Kami tidak berani berspekulasi, Sindoro tetap diawasi dan dianalisa," katanya.
Berdasarkan data seismik pada Senin (12/12) terjadi gempa vulkanik dalam tujuh kali, gempa vulkanik dangkal dua kali dan gempa hembusan 14 kali, sedangkan pada Minggu (11/12/2011) terjadi lima kali gempa vulkanik dalam, lima kali gempa vulkanik dangkal, 14 kali hembusan, dan satu kali gempa tremor.
Hendra mengatakan, dengan aktivitas yang terjadi saat ini masih jauh dari tanda-tanda untuk meletus. Ia menuturkan, energi gempa kecil karena amplitudonya masih sekitar empat milimeter kendati energi kumulatif gunung itu mengalami kenaikan. "Masih jauh untuk meletus, aktivitas masih fluktuatif," katanya.


